
nubani.id – Nur Kalam (62) dan Umiyah (51) akhirnya merasa lega setelah resmi dan sah tercatat dalam administrasi negara menjadi pasangan pengantin. Keduanya menggaku berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya memutuskan turut serta menjadi peserta nikah massal yang digelar Kodim 0811 Tuban di Pendopo Kantor Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dalam rangka penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026
pasangan pengantin asal Mojokerto yang kini berdomisili di Kecamatan, Jenu, Kabupaten Tuban itu sebelumnya telah menjalin hubungan nikah siri selama tiga tahun dan akhirnya memutuskan untuk ikut menikah massal gratis di acara TMMD ke-128
Nur Kalam menyampaikan ia menggenal Umiyah yang kini menjadi istrinya melalui media sosial, ia merasa cocok dan kebetulan sama-sama berasal dari Mojokerto, dengan adanya nikah massal gratis yang digelar oleh TNI Ad itu pria 62 tahun itu merasa terbantukan, dengan begitu pernikahan mereka tidak hanya sah secara agama, tetapi juga diakui secara resmi oleh negara.
“Kenalan lewat media sosial, kebetulan kami sama-sama dari Mojokerto. Kami sangat senang. Sekarang sudah dapat pengakuan resmi dari pemerintah, dapat buku nikah dan juga administrasi lainnya,” tuturnya
Ditempat yang sama, pasangan pengantin lainnya Ike Novia Susanti (27) dan Cholil (31) asal Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban mengaku event nikah massal seperti ini sangat membantu, mereka juga mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI AD terutama Kodim 0811 yang telah menyelenggarakan dan menfasilitasi semua termasuk make-up, busana adat jawa secara gratis
“Secara tidak langsung kegiatan seperti ini sangat membantu, karena semua fasilitas diberikan secara gratis, kami berharap kegiatan ini terus berlanjut,” ujar Ike Novia Susanti
Sementara itu, Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyampaikan bahwa nikah massal kali ini diikuti 16 pasangan, untuk penganting paling tua 62 tahun, sementara yang paling muda berusia 19 tahun
“Untuk peserta nikah massal ini berdomisili dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. semua fasilitas diberikan secara gratis dan untuk nikah massal ini juga bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban dan juga dengan Dukcapil Tuban, semua saling support,” terang Dandim 0811 Tuban
Letkol Inf Galih, juga turut mendoakan para pengantin agar sakinah mawadah warohmah dan apa yang dijalankan menjadi kebaikan, seperti pesan yang disampaikan oleh Kemenag.
“Alasan kenapa memilih nikah massal dalam kegiatan ini ya kita menghindari hal-hal negatif ya, termasuk saudara kita yang tidak memiliki biaya, ada juga yang tidak mengurus administrasi secara kenegaraan,” pungkas perwira asal Malang ini
Selain menggelar nikah massal gratis, puncak penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026, Kodim 0811 Tuban juga menggelar sunatan massal yang diikuti 12 peserta (SM)


