Nubani.id – Langkah Pemerintah Kabupaten Tuban dalam menangani penyebaran kasus virus penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi terbilang efektif
Bersamaa dengan ditutupnya sementara pasar hewan disejumlah daerah di Kabupaten Tuban, sejak 28 Januari 2025 angka penyebaran PMK mengalami trend penurunan.
“Terhitung selama 10 hari sejak ditutup sementara, kasus penyebaran PMK tidak sebanyak pada waktu pasar hewan dibuka, bahkan ada kecenderungan kasus PMK menurun,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban, Eko Julianto. Kamis (6/2/2025
Kadis DKP2P Kabupaten Tuban menjelaskan, dengan ditutupnya sementara pasar hewan secara tidak langsung mempermudah petugas untuk melakukan penanganan mulai dari pengobatan hingga melakukan vaksinasi hewan ternak
“Pembatasan sementara lalu lintas jual beli di pasar hewan, membantu mempermudah penanganan PMK baik itu pengobatan maupun vaksinasi,” terangnya
Lebih lanjut Eko menambahkan pihaknya terus akan melakukan vaksin terhadap hewan ternak milik masyarakat, bahkan rencananya pihak DKP2P Tuban juga akan mendapatkan jatah vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur
“Besok DKP2P Tuban juga akan mendapatkan jatah vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi,” pungkasnya (MS)



