
Nubani.id – Pemerintah Kabupaten Tuban mendapatkan predikat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan diberikan langsung oleh MenPan-RB, Azwar Anas kepada Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tuban, Agung Subagyo. Pada acara SAKIP Award tahun 2024
Diganjarnya Pemkab Tuban mendapatkan predikat A SAKIP Award 2024 dengan nilai 80,13 tersebut tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan reformasi birokrasi dalam mendukung peningkatan pelayanan public. Penilaian SAKIP sendiri diukur dari berbagai indikator perencanaan dan pengukuran kinerja birokrasi secara rigid dan terukur
Diketahui penilaian predikat A SAKIP yang diterima Pemerintah Kabupaten Tuban merupakan peningkatan diajang yang sama Pada tahun 2021, nilai SAKIP Pemkab Tuban sebesar 69,4 dengan Predikat B. Selanjutnya pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 71,2 dengan Predikat BB dan kembali mengalami kenaikan menjadi 74,39 dengan Predikat BB di tahun 2023.
Pjs. Bupati Tuban, Agung Subagyo menyampaikan terima kasih kepada jajaran aparatur Pemkab Tuban yang terus bekerja bersama meningkatkan tata pemerintahan dan kualitas pelayanan public
“Penghargaan yang diterima hendaknya dimaknai sebagai pelecut semangat untuk memberikan pengabdian terbaik,” ujarnya
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Bakorwil Bojonegoro ini juga mengatakan penghargaan SAKIP dengan Predikat A yang diraih Pemkab Tuban bukan perkara yang mudah dan memerlukan waktu cukup panjang.
“Di samping itu, perlu komitmen Pimpinan Daerah bersama instansi pemerintah daerah secara konsisten untuk memenuhi sejumlah persyaratan. Pemkab Tuban juga diharuskan melalui beberapa tahapan untuk dapat memperoleh SAKIP predikat A,” terangnya
Agung Subagyo berharap Pemkab Tuban dapat terus meningkatkan kinerjanya. Utamanya berkaitan perwujudan reformasi birokrasi yang menekankan pada pembangunan yang efektif dan efisien dan pelayanan publik yang kian memuaskan.
“Inti dari reformasi birokrasi adalah penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel, bersih dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mantap,” tandasnya
Kepala Bagian Organisasi Setda Tuban, Sugeng Winarno yang menjelaskan Pemkab Tuban telah melakukan persiapan penilaian SAKIP sejak awal tahun 2024. Dimulai dari tahapan perencanaan yang dipimpin langsung Bupati Tuban saat itu hingga tahap penilaian terakhir. Selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi secara rutin tiap minggu. Pihaknya juga intens berkoordinasi dan melakukan pendampingan dengan KemenPANRB RI.
“Pimpinan OPD Pemkab Tuban diminta untuk saling berkoordinasi untuk menyusun dan mengevaluasi langkah dalam menyelenggarakan tata pemerintahan sesuai dengan indikator SAKIP,” ucapnya
Komitmen Pemkab Tuban meningkatkan nilai SAKIP dengan Predikat A dalam rangka efisiensi dan efektivitas penganggaran APBD yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Tuban.
“Tentunya, diselaraskan dengan visi misi Pemkab Tuban dan RPJMD Kabupaten Tuban,” jelas Sugeng Winarno
Sementara itu, MenPAN RB RI, Abdullah Azwar Anas dalam pidatonya menyampaikan SAKIP merupakan sistem yang mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja. Sistem ini juga selaras dengan pelaksanaan akuntabilitas keuangan.
“Setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku,” ujar pria asal Banyuwangi ini.
Menteri yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP IPNU ini menambahkan SAKIP memiliki peran penting dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan. SAKIP dapat digunakan guna memperbaiki kebijakan dan mendorong instansi pemerintah untuk berinovasi dalam program dan kegiatan.
Peningkatan nilai SAKIP, menjadi indikator efektivitas dan efisiensi perencanaan pembangunan suatu daerah. Selain itu, menjadi wujud tercapainya reformasi birokrasi yang bersih dan akuntabel serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Apresiasi diberikan kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen mewujudkan reformasi birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kami berharap agar capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi Bangsa Indonesia,” pungkas politisi kelahiran Agustus 1973 ini (MS)


