Wayang Kulit Mengawali Rangkaian Hari Jadi Tuban ke-731

0
16
Caption : Pjs Bupati Tuban, Agung Subagyo, mengangkat wayang bersama dalang Ki Raden Akbar Syahalam (photo : Istimewah. dok Diskominfo Tuban)

Nubani.id – Sebagai wujud melestarikan kesenian tradisional Pemerintah Kabupaten Tuban mengelar pagelaran wayang kulit dalam rangkah Hari Jadi Tuban ke-731, bertempat di Tuban Abirama, Jumat (04/10/2024) Dalam pagelaran wayang kulit kali ini, Baladewa Narpati menjadi cerita yang diangkat dalang Ki Raden Akbar Syahalam

Pjs Bupati Tuban, Agung Subagyo, saat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga, dimana pelestarian budaya asli Indonesia ini masih terus dijaga

“Pagelaran wayang kulit bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Pjs Bupati Tuban.

Lebih lanjut Pjs Bupati Tuban yang juga menjabat sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro ini menambahkan pagelaran wayang kulit memiliki makna mendalam, baik sebagai media penyampaian pesan moral maupun pelestarian budaya leluhur kita. “Peringatan Hari Jadi ke-731 ini, menjadi momentum untuk terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal, sebagai identitas bangsa kita

“Peringatan Hari Jadi ke-731 ini, menjadi momentum untuk terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal, sebagai identitas bangsa kita. Sekaligus wahana memperkuat rasa cinta terhadap warisan budaya lokal, khususnya seni wayang kulit yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Tuban,” terangnya

Agung menyampaikan cerita yang diangkat dalam lakon kali ini berbagai pesan moral yang dapat diteladani. Diantaranya bersikap jujur, berjiwa ksatria, gotong royong, hingga cinta tanah air. Sifat tersebut hendaknya dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam memperingati Hari Jadi Tuban ke-731 Ia juga mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas perjalanan panjang sejarah Kabupaten Tuban. Sebagai wujud syukur tersebut, dapat dilakukan dengan berkontribusi terhadap pembangunan daerah sesuai peran masing-masing

“Berkat kolaborasi Pemkab Tuban dan masyarakat, Kabupaten Tuban berhasil meraih SAKIP predikat A, sebuah pencapaian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” ucapnya

Kepala Diskopumdag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, dalam laporannya menyebutkan pagelaran wayang kulit tidak hanya sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan kecintaan pada seni tradisional, terutama di kalangan generasi penerus.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengajak generasi muda agar lebih mencintai kesenian tradisional, terutama wayang kulit, sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang sarat makna,” pungkasnya (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here