Kodim 0811 Serahkan 42 Truk Operasional KDMP

0
50

nubani.id –  Kodim 0811 Tuban serahkan 42 armada truk kesejumlah desa yang telah menyelesaikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), penyerahkan armada truk tersebut diharapkan mampu mendukung distribusi barang dan mendorong pertumbuhan ekonimi tingkat desa

Serah terima armada truk diberikan langsung oleh Komandan Kodim 0811 Tuban didampingi Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono, Ketua DPRD Tuban Sugiantoro, serta unsur Kejaksaan Negeri dan Polres Tuban, di halaman Mako Kodim 0811 Tuban. Rabu. (25/3/2026)

Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf. Galih Sakti Pramudyo ditemui usai serah terima armada truk operasional KDMP mengatakan pembangunan KDMP di Kabupaten Tuban saat ini tergolong tinggi secara nasional

“Ini baru kendaraan truk yang tersedia, sementara perlengkapan lainnya masih menunggu, berbeda dengan daerah lain, untuk Lamongan kelengkapan lainnya sudah lebih dulu, tapi di Tuban baru kendaraan truk ini,” ungkapnya

Lebih lanjut Galih mengatakan 42 unit truk operasional KDMP tersebut tiba di Kodim sejak 20 Maret 2026 dan kini mulai didistribusikan ke desa penerima. Kendaraan truk yang diserah terimakan berjenis Mitsubishi Canter FE 74 HDS N berwarna putih dengan identitas Koperasi Desa Merah Putih

“Untuk kendaraan truk yang kami serah terimakan hari ini ada 42 unit,” terangnya

Dari total 328 desa di Kabupaten Tuban, pembangunan KDMP telah mencapai sekitar 50 persen atau sekitar 250 unit. Pemerintah menargetkan seluruh program ini rampung pada Juni 2026.

Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono menekankan pentingnya kesiapan manajemen sebelum operasional berjalan penuh. Menurut dia, koperasi tidak cukup hanya memiliki aset, tetapi harus ditopang tata kelola yang tertib.

“Seluruh kegiatan koperasi harus didasari administrasi dan pengelolaan keuangan yang baik,” jelasnya

Selain itu, ia meminta pengurus KDKMP segera menyusun perencanaan bisnis yang jelas. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat desa.

“Perencanaan bisnis harus segera disiapkan agar operasional koperasi berjalan terarah,” ucap Joko

Sementara itu, aspek akuntabilitas juga menjadi perhatian. Ia menegaskan pencatatan aset harus dilakukan secara tertib, terutama aset yang dimiliki bersama antara koperasi dan pemerintah desa. Hal ini diperlukan untuk menjaga transparansi sekaligus meminimalkan potensi persoalan di kemudian hari.

Dari sisi capaian, 42 unit kendaraan yang diserahkan merupakan bagian dari total 328 unit yang direncanakan. Menurut dia, koperasi penerima saat ini merupakan KDKMP yang telah siap operasional.

“Artinya, sudah siap dijalankan di masing-masing wilayah,” ujar wakil Bupati

Lebih lanjut, Pemkab Tuban akan tetap mengawal melalui fungsi pembinaan koperasi. Pendampingan dilakukan mulai dari administrasi hingga pelaksanaan usaha agar core business KDKMP berjalan sesuai rencana.

Namun demikian, di lapangan tantangan tetap ada. Beberapa desa masih menghadapi keterbatasan lahan. Namun, solusi teknis telah disiapkan, salah satunya melalui opsi pembangunan fasilitas bertingkat menyesuaikan kondisi wilayah.

Sementara itu, Kepala Desa Simo, Kecamatan Soko, Sukur, menyampaikan optimisme terhadap program tersebut. Ia mengaku program ini memberi harapan baru bagi desa dalam menggerakkan ekonomi.

“Kami optimistis program ini dapat berjalan sesuai harapan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, program KDKMP selaras dengan program Pemkab Tuban, Bangun Deso Noto Kutho. Menurut dia, jika ekonomi desa tumbuh, dampaknya akan terasa hingga tingkat daerah dan nasional.

“Artinya, jika ekonomi dapat tumbuh dan berkembang mulai dari desa, kami yakin hal tersebut akan memperkuat kemajuan daerah hingga nasional,” pungkasnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here