
nubani.id – Dengan perkembangan ekonomi saat ini, koperasi dituntut terus berkembang hadir mengikuti kebutuhan masyarakat tidak hanya bertahan sebagai organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, saat memberangkatkan peserta Koperasi Merdeka Funwalk di Alun-alun Tuban, Jumat (14/8/2026). Menuturkan, koperasi memiliki peran penting dalam menguatkan perekonomian masyarakat, sebagai wujud dukungan keberadaan koperasi, pemerintah daerah siap mendorong koperasi yang belum aktif untuk kembali menjalankan kegiatan dan memberikan manfaat bagi anggotanya
“Koperasi bukan hanya sekadar ada, tetapi harus aktif dan memberikan manfaat bagi anggotanya,” ujar Bupati Tuban
Lebih lanjut Bupati Kelahiran 15 April 1992 ini menegaskan, koperasi harus bisa menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, penguatan koperasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Bagaimana memastikan koperasi benar-benar berjalan, memiliki kegiatan yang jelas dan tidak kalah pentingnya mampu meningkatkan kesejateraan anggotanya
“Kami ingin koperasi di Tuban semakin berdaya. Koperasi yang sudah berjalan harus terus dikembangkan, sementara yang belum aktif perlu didorong agar bisa kembali bergerak,” terang alumni Universitas Airlangga ini
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi menyampaikan momentum peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk kembali menggelorakan gerakan koperasi
koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian nasional. Karena itu, keberadaan koperasi diharapkan kembali menjadi penopang perekonomian masyarakat.
“Kami berharap momentum ini mampu menghidupkan kembali gerakan koperasi menjadi penopang perekonomian di masyarakat,” ucapnya
Gunadi juga memaparkan saat ini, terdapat 1.711 koperasi di Kabupaten Tuban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.038 koperasi tercatat aktif dan rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Sementara koperasi yang belum rutin melaksanakan RAT akan dievaluasi. Diskopumdag Tuban akan mencari tahu penyebab koperasi tersebut tidak aktif sebelum memberikan pembinaan dan motivasi.
“Kita evaluasi, kita cermati, kita teliti kenapa mereka tidak melakukan RAT. Kemudian nanti kita adakan pembinaan, kita adakan motivasi, sehingga koperasi ini punya greget kembali untuk beraktivitas,” ujarnya.
Gunadi juga menyampaikan, penguatan koperasi juga sejalan dengan tema Hari Koperasi Nasional ke-79, yakni “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”
Menurutnya, keberadaan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) turut menjadi bagian dari upaya menggelorakan kembali gerakan koperasi.
“Paling tidak sekarang ini ada program strategis nasional yang namanya KDKMP, itu juga menggelorakan gerakan koperasi,” katanya.
Dia berharap koperasi yang sudah aktif dapat semakin berkembang. Sementara koperasi yang belum berjalan optimal diharapkan melakukan evaluasi dan pembenahan agar kembali aktif.
“Harapannya koperasi yang sudah jalan, yang sudah bergerak, ini semakin maju. Yang belum, ini juga mulai mengevaluasi diri, introspeksi diri untuk bisa membenahi supaya bisa jalan,” pungkasnya.


