nubani.id – Persatu Tuban harus puas berbagi point saat menghadapi Triple’s Kediri usai ditahan imbang 1-1 dalam pertandingan pertama grup BB Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2025/2026, yang digelar di Stadiun Tuban Sport Center (TSC). Minggu (5/1/2025)
Sejak menit pertama kedua tim tampil ngotot untuk memaksimalkan point di laga pertama grup BB 32 besar liga 4. Dimenit 1 tim Triple’s Kediri berusaha membangun serangan lewat sisi kiri, namun usaha Rafael Ardiwinanto pemain tengah Triple’s Kediri yang sempat melewati beberapa pemain persatu terpaksa dilanggar dan berbuah tendangan bebas
Namun sayang tendangan bebas yang diambil Rendhi Adityas terlalu dekat dengan penjaga gawang Persatu Tuban. bermain dihadapan ribuan supotter Persatu Tuban tidak mencoba melakukan sejumlah serangan, sayang tembakan keras pemain bernomor punggung 15 Ardiansyah berhasil diblok oleh pemain belakang Triple’s
Dimenit ke-14 Canter Back Persatu Tuban, Kuswanto terpaksa ditarik keluar lapangan setelah mengalami cidera dan digantikan Agil
Ditariknya Kuswanto membuat permainan belakang Persatu sedikit kurang tenang, puncaknya dimenit 30 tim Triple’s Kediri berhasil memanfaatkan sebuah peluang sepakan keras terarah dari Putra Maulana tidak bisa ditepis oleh Kiper Persatu Rafi Ardiono
Hingga pelut berakhirnya babak pertama dibunyikan skor tidak berubah, 0-1 untuk keungulan Triple’s
Dibabak kedua, Persatu Tuban langsung melakukan serangan untuk berusaha mengejar ketinggalan, permainan ngeyel dan tidak mau menyerah ditunjukan pemain Persatu, sejumlah serang juga berhasil dilakukan oleh tim berjuluk Laskar Ronggolawe, dimenit 49 heading Rendy masih melambung diatas gawang
Dimenit 57 umpan krosing dari sisi kiri yang dilakukan Eka Yudha tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, heading yang dilakukan Rendy masih membentur mistar gawang, bahkan bola rebon yang didapat Reza arah tendangannya masih melambung diatas mistar gawang Triple’s Kediri
Persatu Tuban akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit 73, sepakan Reza Maulana tidak dapat diantisipasi oleh kiper Triple’s dan mengubah skor menjadi 1-1
Triple’s Kediri juga mencoba menambah gol serangan dari sisi kanan pertahanan Persatu Tuban, umpan krosing yang dilakukan Rafael tidak bisa dimanfaatkan oleh pemain Triple’s heading yang dilakukan masih melebar disisi kanan
Hingg babak kedua berakhir skor tidak berubah, Persatu Tuban 1 – Triple’s 1
Head Coach Persatu Tuban, Slamet Sampurno mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah bekerja keras dan berusaha semaksimal mungkin untuk kemenangan pertandingan, terlepas dari hasil yang belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun, pihaknya mengapresiasi kerja keras para pemain.
“Karena pertandingan pertama tidak mudah apalagi tadi 2 pemain kunci kami ada yang cedera di awal babak pertama tapi ternyata tidak mengurangi daya juang para pemain. Bagi kita, tadi saya mencatat peluang-peluang itu ada mungkin, namun pemain yang depan belum bisa dimaksimalkan,” ujar Slamet Sampurno.
Sementara itu, Head Coach Triple’s Kediri Abdullah Choirul Umar juga menyampaikan rasa syukur dengan pertandingan pertama melawan tuan rumah sempat mencuri poin terlebih dahulu yang dicetak melalui tendangan dari Putra Maulana Dwi.
“Memang melawan tuan rumah itu selalu berat, tapi di babak pertama plan kita sudah berjalan cukup baik, bahkan kita sempat mencuri terlebih dahulu. Namun demikian, kurangnya fokus pemain kita akhirnya terjadi gol balasan dari tuan rumah Persatu Tuban,” ungkap Abdullah Choirul Umar.
Pihaknya juga telah memprediksi pertandingan hari ini seperti apa, sebagai pemain juga sudah menjalankan instruksi semaksimal mungkin. Namun, rezeki hari ini hanya dapat satu poin.
“Pemain kita under 23 ada beberapa ada 5 pemain senior pertama sisi dari pemain muda untuk mengontrol emosi ini juga menjadi perhatian kita tapi terlepas dari hal itu kita mengoreksi faktor pemicunya dan itu tidak perlu dibahas karena itu sudah terjadi namun demikian tetap menjadi evaluasi kita bahwasanya ke depan untuk kita bisa lebih mengontrol emosi gitu aja,” pungkasnya. (MS)



