nubani.id – Tiga perahu nelayang tenggelam usai diterjang angina kencang dan gelombang tinggi saat bersandar di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Palang, Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Selasa (19/8/2025)
Kepala Desa Palang, As’ad saat dikonfirmasi. Rabu (20/8/2025) membenarkan adanya perahu nelayan yang tenggelam saat cuaca tiba-tiba berubah angina kencang disertai gelombang tinggi menyebabkan sejumlah perahu nelayan mengalami kerusakan
“Ada beberap ayang terdampak gelombang tinggi dan angin kencang, namun ada tiga perahu yang paling parah, ketiga perahu ini sebenarnya sudah siap untuk berangkat melaut, semua perbekalan juga sudah disiapkan. Tapi perubahan cuaca dan gelombang tinggi membuat perahun saling bertabrakan,” ungkap Kades Palang
Kades yang juga mantan aktivis PMII ini juga berharap ada perhatian dari pihak terkait, sebab kerugian dari ketiga perahu terbilang cukup besar
“Kerugian ini cukup besar dan nelayan butuh waktu lama untuk bangkit kembali. Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawa, menyampaikan cuaca buruk sejak pukul 12.00 WIB, angin timur masih terbilang normal namun berombak, dan sekitar pukul 15.00-16.00 WIB, arah angin berubah drastis, dari angina timur berubah angin barat dan disertai adanya gelombang serta angina kencang yang mengakibatkan sejumlah perahu nelayan di Palang saling berbenturan
“Tidak ada korban jiwa, namun perkiraan total kerunian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp1,9 miliar,” ujar AKP Tommy
Dari data yang diterima, tiga perahu nelayan yang tenggelam diarea tambat labu PPI Palang adalah. KM Agam Jaya milik Ashari mengalami kerusakan di bagian lambung belakang dengan estimasi kerugian Rp600 juta. KM Samudra Joyo milik Salim rusak total setelah terhimpit dua perahu nelayan kerugian diperkirakan Rp600 juta. Sementara perahu milik Agus hancur setelah diterjang badai, dengan nilai kerugian mencapai Rp700 juta
Untuk menghindari kerugian lebih para, para awak perahu dan dibantu nelayan lainnya melakukan evakuasi barang-barang perbekalan yang rencananya akan dibuat bekal melaut, selain itu sejumlah barang berharga juga berusaha diselamatkan



