Wakil Bupati Ajak Ngobrol Pintar Bicara Stunting

0
13
Caption : Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono memberikan sambutan diacraa ngobrol pintar bicara stunting

nubani.id – Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan HUT ke-18 Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Dinkes P2KB Tuban mengelar acara Ngobrol Pintar Bicara Stunting (Ngobat Canting)

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, yang turut hadir diacara yang digelar di Hutan Kota Abhipraya Tuban Rabu (30/07/2025) menyampaikan apresiasi atas ide kreatif yang digagas Dinkes P2KB, Penyuluh KB, Duta Genre, yang berhasil mengoptimalkan fenomena ngopi di kalangan remaja

“Dinkes P2KB Tuban sebagai leading sector diharapkan mengolaborasikan kegiatan ini dengan program yang disusun tim pencegahan dan penurunan stunting. Dukungan stakeholder hingga komunitas dan masyarakat akan melipatgandakan output dan outcome-nya,” terangnya

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Tuban ini juga mengatakan stunting yang menjadi permasalahan nasional harus mendapat atensi semua pihak, termasuk sosok ayah. Pemahaman yang lengkap akan membentuk kesadaran guna mencegah stunting

“Pemkab Tuban telah menetapkan pencegahan dan penurunan stunting menjadi program prioritas. Komitmen tersebut selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan bangsa Indonesia. Karena itu kami harap dukungan semua pihak untuk ambil bagian dari langkah besar ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut politisi kelahiran April 1966 ini menyampikan Pemkab Tuban terus berupaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tuban

“Salah satunya pada penguatan bidang kesehatan. Perbaikan dan memantapkan sapras bidang kesehatan menjadi jantung pelayanan kesehatan yang merata dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat,” terang politisi asal Partai Gerindra ini

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, Esti Surahmi menjelaskan Ngobat Canting dilatarbelakangi maraknya fenomena cafe sebagai tempat berkumpul masyarakat, terutama generasi muda. Mengadaptasi fenomena tersebut, selanjutnya kegiatan ngopi dikemas dengan pembahasan santai tentang stunting dan penyuluhan KB. Dengan demikian, sosialisasi tentang stunting dan KB dapat lebih optimal.

“Selain itu, kami memaksimalkan pelayanan KB di seluruh fasyankes. Sosialisasi terkait peran ayah yaitu Gerakan Ayah Teladan Indonesia juga terus dimasifkan,” ucapnya

Esti mengatakan visi besar peringatan Harganas tahun ini berfokus untuk memaksimalkan peran ayah. Selain sebagai kepala keluarga, peran ayah terus didorong untuk lebih aktif berkegiatan bersama anak. Mulai dari mengantar sekolah, mendampingi belajar, maupun bermain dengan anak.

“Ayah bersama ibu saling mendukung untuk mendidik dan merawat anak. Sesuai dengan tema tahun ini, yaitu Dari keluarga menuju Indonesia Maju,” pungkasnya (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here