Kapolres Tuban Panen Jagung Perdana.

0
9

Nubani.id – Polres Tuban bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban dan Kepala Gudang Bulog Tuban melakukan panen jagung perdana serentak di wilayah Kabupaten Tuban. hal tersebut sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional

Pelaksanaan panen raya perdana itu dipusatkan lahan petani yang berada di Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, Sebelum melaksanakan panen perdana Kapolres bersama Kapala DKP2P dan Kepala Bulog mengikuti Zoom meeting bersama Wakil menteri pertanian yang berada di Kabupaten Madiun

Kapolres Oskar Syamsuddin menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama stakeholder terkait itu merupakan panen perdana jagung yang dilaksanakan secara serentak.

“Kegiatan kali ini dalam rangkah mensukseskan program ketahanan pangan nasional, adanya koordinasi bersama dinas terkait program pemerintah bisa terlaksana dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana terus dengan dukungan dari dinas terkait” ujar Kapolres Tuban

Lebih lanjut perwira berpangkat melati dua ini menyampaikan, saat ini Kepolisian bersama TNI terlibat secara langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional bersama stakeholder lain, yang bertugas mencari permasalahan dilapangan baik kebutuhan pupuk maupun bibit oleh petani.

Oskar berharap adanya kerjasama antara stakeholder terkait bisa tetap terjaga, selain itu komunikasi antara petani dengan pemerintah tetap berjalan, sehingga jika ada kendala dilapangan yang dirasakan oleh para petani bisa segera di akomodir dan tercukupi.

“Sehingga program-program ini bisa terlaksana dengan baik” tutup Oskar

Ditempat yang sama Kepala dinas DKP2P mengatakan pada tahun ini kabupaten Tuban sudah ditetapkan ada tambahan sekitar 236 hektar lahan yang dibebankan selain yang sudah ditetapkan sebelumnya seluas 133 ribu hektar

“Sehingga dengan target yang ada, kami yakin bisa meningkatkan panen jagung kita di tahun 2025” ucap Eko Julianto.

Sementara itu Kepala Gudang Bulog yang hadir dalam kegiatan saat ditanya terkait dengan penyerapan jagung dari petani yang ada di wilayah kabupaten Tuban menyampaikan secara teknis jagung masih menunggu instruksi dari pusat, saat ini yang sudah berjalan adalah dari gabah dan beras, menurutnya sebanyak 470 jagung teserap di tahun 2024.

“Harapannya di tahun 2025 ini bisa meningkat” ucap Muhammad Adi Kurniawan.

Ia menambahkan pihak siap untuk menerima serapan baik gabah, beras maupun jagung baik dari petani ataupun dari Produsen.

“Sehingga nanti bisa tercipta swasembada pangan” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil pertaniannya, dan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya peningkatan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here