Jelang Pengibaran Bendera 17 Agustus, 76 Paskibraka akan dikarantina

0
18

Nubani.id – Sejumlah pelajar yang terpilih dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tuban akan dikarantina selama 13 hari sejak tanggal 4-17 Agustus 2024.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dalam sambutannya di Pendopo Krido Manunggal Tuban. Minggu (4/8/2024) menuturkan proses karantina tersebut menjadi rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Paskibra Kabupaten Tuban.

Lindra juga memberikan semangat dan motivasi kepada para calon Paskibraka. Ia menegaskan mereka yang terpilih merupakan putra putri terbaik yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan untuk mengawal Sang Saka Merah Putih berkibar pada 17 Agustus mendatang. Anggota Paskibraka Kabupaten Tuban 2024 berasal dari 20 Kecamatan di Kabupaten Tuban.

“Saya memberikan apresiasi atas semangat dan rasa nasionalisme yang tinggi, karena ini adalah tugas membawa kehormatan sekaligus kebanggaan bagi anggota maupun keluarganya,” ungkapnya.

Bupati Kelahiran April 1992 ini juga berpesan kepada seluruh calon Paskibraka diharuskan mengikuti seluruh kegiatan selama karantina dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Selain itu, harus mampu membangun hubungan yang solid dan kompak.

“Meski berasal dari berbagai kecamatan, kami harap tidak menjadi penghalang untuk membangun solidaritas antar anggota Paskibraka,” ucap ucap Bupati yang akrab disapa Mas Lindra ini.

Lebih lanjut, Bupati yang masih betah melajang ini menambahkan, materi yang disampaikan harus diperhatikan dengan seksama. Materi yang disampaikan pelajar menjadi bekal berharga, utamanya untuk pelaksanaan pengibaran bendera merah putih. Karena itu, calon Paskibraka harus mau mendengar nasihat dari pelatih dan senior Paskibraka.

Mas Lindra menekankan para calon Paskibraka Tuban bukan hanya memiliki postur tubuh yang tegap dan pendidikan yang tinggi, namun harus menjadi generasi yang memiliki attitude yang baik. Mereka merupakan pemuda yang mampu menjadi penerus Kabupaten Tuban. Tidak hanya itu, mereka menjadi percontohan di sekolah, keluarga bahkan lingkungan.

“Calon Paskibraka menjadi sosok yang teladan di lingkungan masing-masing yang mampu menjaga nama baik kabupaten Tuban. Anggota Paskibraka harus memiliki kepekaan sosial dan lingkungannya. Nilai-nilai positif yang diajarkan selama pelatihan hendaknya dapat selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya

Sekedar diketahui Calon Paskibraka yang akan dikarantina sebanyak 76 siswa-siswi dari berbagai sekolah dari 20 kecamatan yang ada di Tuban. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here