
Nubani.id – Target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban meleset, angka partisipasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 hanya capai 69,4 persen, angka tersebut lebih rendah dari target KPU sebesar 81 persen.
“Total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Tuban di Pilkada serentak 2024 sebanyak 942.865 pemilih. Target KPU sendiri di Pilkada 2024, sebanyak 81 persen. Namun berdasarkan hasil rekapitulasi partisipasi masyarakat yang datang ke TPS sebanyak 69,4 persen,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Tuban, Zakiyatul Munawaroh. Selasa (3/12/2024)
Dari data yang diterima nubani.id angka partisipasi Pilkada serentak 2024 lebih rendah dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu, dimana angka partisipasi mencapai 85 persen. Bahkan tingkat masyarakat yang menggunakan hak pilih di Pilkada 2024 lebih rendah jika dibandingkan dengan Pilkada Tuban 2020, dimana tingkat kehadiran di TPS mencapai 78 persen dari total DPT sebanyak 946.351 pemilih
Meski tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada 2024 tidak sesuai target, Zakiyah menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai upaya melakukan sosialisasi secara massif, baik melalui media social, maupun langsung terjun ke masyarakat mulai dari tingkat KPU, PPK, PPS, bahkan hingga KPPS,
“Kami telah melakukan sosialisasi yang massif. Bahkan sosialisasi dilakukan tidak hanya di tingkat KPU saja, PPK, PPS dan juga KPPS melakukan sosialisasi semenarik mungkin untuk menarik minat masyarakat agar menyalurkan atau menggunakan hak pilihnya datang ke TPS,” terangnya
Tidak tercapainya target angka partisipasi masyarakat di Pilkada 2024, salah satu faktornya tingkat kesadaran masyarakat itu sendiri dan hal tersebut akan menjadi PR bersama tidak hanya KPU dan pemerintah saja
“Ini bukan sekedar PR KPU sebagai penyelenggara, pemerintah daerah, peran serta media juga sangat diperlukan untuk membuka wawasan tentang pentingnya demokrasi,” pungkasnya (MS)


