Nubani.id – Aksi kejar-kejaran antara satuan unit Jaga Tindak Kriminal Reserse (Jatanras) Polres Tuban dengan sejumlah oknum yang diduga pendukung salah satu calon terjadi, setelah sebelu
mnya para pelaku melakukan penghadangan truk logistic pemilu dan mengancam driver dengan senjata tajam
Pelaku penghadangan yang berjumlah empat orang tersebut sempat melakukan perlawanan, meski akhirnya oknum pendukung salah satu calon itu berhasil dibekuk oleh petugas Jatanras Polres Tuban.
Aksi kejar-kejaran tersebut merupakan salah satu adegan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) 2024 yang digelar di lapangan Parkir Tuban Sport Center (TSC) gabungan petugas keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Tim Kesehatan sebagai bentuk respon antisipasi kerawanan jelang pelaksanan pemlihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024
Kapolres Tuban, AKBP Oscar Syamsuddin, saat ditemui nubani.id usai Sispamkota di lapangan parker TSC Selasa (13/8/2024) menuturkan, Simulasi ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan seluruh aparat dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada Tuban yang akan melaksanakan pesta demokrasi tahun ini
Lebih lanjut mantan Kapolres Batu ini menambahkan simulasi kali ini merupakan bagian dari apel gelar pasukan, dimana kegiatan kali ini melibatkan sejumlah unsur mulai dari Polres, Kodim 0811, Satpol PP, Dishub, Linmas, Bawaslu, dan KPU untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan selama Pilkada berlangsung.
“Selain personil Polri, TNI, Satpol PP Linmas juga kami libatkan dalam simulasi ini,”
Saat disinggung terkait sejumlah lokasi rawan yang ada di Kabupaten Tuban, Oscar menjelaskan ada beberapa titik yang dianggap memiliki tingkat kerawanan salah satunya daerah Kecamatan Widang
“Kalu titik yang kita antisipasi, ada di Dusun Mlangi karena, hal ini karena akses menuju salah satu dusun yang ada di desa tersebut,” jelasnya.
Pihaknya juga akan terus memantau situasi yang ada, disetiap tahapan, dan akan kita komunikasikan dengan pihak-pihak terkait, karena dinamika keamanan terus berubah.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan masih terus melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan,” ujarnya
Sementara itu, saat disinggung terkait anggaran dana keamanan Pilkada Kabupaten Tuban, Kapolres menyampaikan bahwa anggaran dana bersumber dari dana APBD Kabupaten Tuban
“Anggaran Pilkada dari Pemkab Tuban telah digunakan untuk beberapa tahapan, dengan total anggaran sekitar 2,8 miliar rupiah dari APBD,” pungkasnya (MS)



