Dua Bocah TK Meninggal, wisata Jatiwangi Park Di Police Line

0
12
Tempat wisata Jatiwangi Park, Merakurak ditutup sementara usai kejadian tragis meninggalnya dua bocah penggunjung lokasi wisata air tersebut dengan ditandai garis pembatas police line

Nubani.id – Pasca meninggalnya dua bocah rombongan sekolah TK Masitoh 9, Desa Kendalagung, Kragan, Kabupaten Rembang, tempat wisata Jatiwangi Park, Kecamatan Merakurak, ditutup sementara. Rabu, (26/6/2024)

Dari pantauan nubani.id penutupan tempat wisata tersebut dilakukan petugas kepolisian dengan menandai pemasangan garis pembatas police line depan pintu masuk, tanda garis pembatas police line juga dipasang petugas dilokasi kolam renang tempat dimana kedua korban yang diketahui berinisia MHF, SAS tewas tenggelam

Kapolsek Merakurak, AKP Ciput Abidin menuturkan, penutupan kawasan wisata Jatiwangi Park itu dilakukan untuk keperluan penyidikan. Para penggunjung yang sebelumnya memadati kawasan wisata air tersebut juga diminta keluar

“Untuk sementara lokasi wisata yang merupakan tempat kejadian dua bocah tenggelam di kolam Jatiwangi kita kosongkan sementara, biar di tempat kejadian perkara bisa kita laksanakan penyelidikan lebih jauh sambil menunggu proses lebih lanjut,” jelasnya.

Lebih lanjut Ciput menyampaikan pihaknya masih belum berani memastikan sampai kapan penutupan wisata berlangsung. Ia juga menambahkan terkait penyelidikan lebih lanjut semuanya diserahkan ke Polres Tuban

“Terkait kasus meninggalnya dua anak TK ini kami limpahkan ke Polres jadi nanti tergantung Polres sampai kapan wisata ini dikosongkan. Kalau memang dikira sudah cukup untuk lidiknya, ya nanti kita menunggu dari Polres,” ujarnya.

Diketahui, kedua korban MHF dan SAS datang kelokasi kejadian, mengikuti rekreasi di kawasan wisata air Jatiwangi yang diadakan sekolah TK Masitoh 9, Desa Kendalagung, Kragan, Kabupaten Rembang didampingi ibu guru dan orang tuanya

Sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan datang dilokasi berjumlah 38 siswa. Dimana saat kejadian, orang tua dan siswa lainnya masih makan bersama, diduga kedua korban mandi dikolam renang lebih duluan tidak menunggu teman lainnya dan tanpa pengawasan orang tua. Dimana saat itu kedua korban tersebut mandi dikolam renang dewasa yang masih dalam proses pengisian air

Karena debit air kolam yang semakin tinggi dan diduga kedua korban tersebut tidak bisa berenang dan akhirnya keduanya tenggelam.

korban ditemukan telah mengambang dikolam khusus dewasa sekitar pukul 08.30 WIB, ditemukan pertama kali oleh penjaga kolam Jati Wangi.(MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here