nubani.id – Jelang peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menggelar dialog interaktif bersama pengusaha dan serikat pekerja di Kantor Bupati Tuban Setda Tuban, Selasa (29/04/2025)
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyatakan Pemkab Tuban menyambut baik dan ikut merayakan Hari Buruh Internasional 2025, peringatan tiap tahun ini menjadi momentum guna mempererat hubungan kerjasama antara Pemkab, perusahaan, dan serikat pekerja.
Dimana hubungan lintas sektoral yang harmonis akan melahirkan kondisi masyarakat yang aman dan kondusif yang mendukung iklim berinvestasi.
“Kabupaten Tuban memiliki daya tarik untuk menjadi lokasi pengembangan usaha dan industri baik skala nasional dan internasional. Tujuannya, mempercepat gerak roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mas Lindra sapaan Bupati kelahiran 1992 ini
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan Gubernur Jawa Timur menginstruksikan agar Kabupaten Tuban mempersiapkan 10-20 ribu tenaga kerja di tahun 2026. Pada tahun tersebut, berbagai investasi akan masuk dan memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing
“Pemkab Tuban terbuka masukan dan saran dari semua pihak. Aspirasi yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan. Melalui peringatan MayDay Kabupaten Tuban menjadi perayaan yang bergembira dan menjadi percontohan bagi daerah lain,” ujar alumni SMA Taruna Nusantara ini
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid menuturkan forum ini menjadi wahana memperat kebersamaan dan kolaborasi antara Pemkab Tuban, pengusaha, dan serikat pekerja.
“Melalui kesempatan ini, dapat terjalin harmonisasi hubungan industrial kian mantap. Harapannya, mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja yang mendukung produktivitas perusahaan dan nasional,” tuturnya.
Ketua Cabang FSPMI Tuban, Duraji memberikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian Pemkab dan Forkopimda Tuban. Ia menegaskan pihaknya mendukung upaya Pemkab Tuban dalam mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Hubungan yang baik ini dapat selalu terbina dengan melibatkan serikat pekerja. Aspirasi dari pekerja dan perusahaan dapat dimasukkan dalam kebijakan dan program pembangunan daerah” pungkas Duraji (MS)



